Hallo, Reader!! 😊
Apa kabar? 

Yeay, kembali lagi dengan aku dengan cerita yang berbeda dan tentunya bermanfaat serta berguna bagi nusa dan bangsa. Loh?! 😂

Alhamdulillah, usai mengantar si bungsu mengajar di salah satu sekolah di daerah Balai Desa, Medan Sunggal. Aku berencana untuk berbelanja ke Pusat Pasar MMTC yang searah dengan perjalanan pulang. 



Nah, berbekal uang secukupknya yaitu Rp.121.000,-. Aku pun bergegas menuju Pusat Pasar MMTC. Saat itu jam 8.30 am, dari kejauhan suasana pasar terlihat sangat ramai dan riuh sekali, becak barang dan pickup berjejer rapi diparkiran. Beberapa kendaraan terjebak saat berselisihan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.

Lokasi Pusat Pasar  MMTC berada dibagian belakang ruko yang berjejer rapi di Jalan Pancing, atau jalam William Iskandar dan sangat berdekatan dengan Maju Bersama Supermarket MMTC.  Pusat Pasar MMTC ini berada dibelakang ruko MMTC yang berderetan dengan sekolah MAN 1 dan MAN 2, Pancing. Jika kita bergerak dari jalan Pancing untuk menuju ke Pusat Pasar ini kita akan masuk melewati 2 pintu gerbang MMTC yang besar dan menjulang tinggi, dan Pusat Pasar ini disebelah kiri. 

Sekedar Informasi MMTC punya banyak pintu masuk, dan sejujurnya sulit sekali untuk dijelaskan satu persatu, namun yang lebih familiar pintu masuk dari Jalan Pancing.

Keistimewaan berbelanja di Pusat Pasar MMTC anda tidak perlu turun dari kereta anda, mengelilingi area pasar  cukup dengan duduk tenang sambil mengontrol gas stang kereta anda. 

Satu-satunya pasar dengan kemudahan ini membuat ramai sekali pembeli dari sudut Medan sampai pusat kota Medan  berbelanja disini. 

Jam buka Pusat Pasar ini dari jam 3 malam sampai jam 1 siang. Jika lewat dari jam tersebut tidak ada lagi penjual yang ada hanya penjual di bagian kios saja yang ada. 😱

Satu hal yang bisa dibanggakan dari Pusat Pasar ini, berbagai jenis sayur seperti Kol, sawi, baby kol, brokoli, Sayur beat, lobak putih, bunga kol, sawi putih, wortel, daun ubi, daun sop, daun prei, serei, labu jipang, kentang, bawang merah kecil, bawang merah besar, bawang putih, cabe setan, cabe merah, cabe rawit, cabe merah rawit, tomat, ubi kayu, ubi ungu, ubi oren,  gula merah, berbagai ikan asin, berbagai terasi semua dijual disini dengan harga murah, seolah-olah kalian membelinya dari pembuat atau petnainya Memang iya sih.. hehehe

Pusat pasar ini sangat lengkap, karena terdapat juga penjual daging babi disudut area pasar, memang agak jauh juga dari keramaian penjual tetapi terlihat jelas spanduk nama "Jual daging babi" lengkap dengan gambar babi imut.🐖🐖

Khusus pedagang warung nasi atau catering, disarankan menaiki mobil atau becak karena disini tidak tersedia kendaraan umum. Setiap kereta dan mobil akan dikenakan biaya Rp. 3000,- dan diberikan karcis parkir oleh petugasnya. 

Pusat pasar ini sangat bersih setelah kegiatan berjualan selesai karena dari manajemen MMTC sendiri menyediakan bagian kebersihan, sehingga semua sampah sayur dan lain-lain dialokasikan ke tempat sampah yg tepat.

Oh, iya! Sekedar informasi di sini kalian akan diwajibkan membeli dengan kuantitas minimal 1 kilogram untuk semua sayur, cabe-cabean, umbi-umbian, tomat dan banyak lagi. 

Berssukurnya saya, saat saya belanja tidak semua penjualnya memaksa saya membeli sampai 1 Kg, ntah karena mulut manis. hahahah 😂

Hampir saja lupa, di sudut kanan Pusat Pasar MMTC juga ada grosir buah, semua buah tersdia diarea sebesar 120meter itu.  Semangka, buah naga, buah kuini, buah mangga berbagai macam, buah apel, anggur, pear, apel hijau, dan buanyak lagi.

Semua penjual buahnya baik, mereka biasanya menunjukan dari harga termurah sampai termahal, kalau sudah jelas "hepengnya" boleh lah ito belanja disini. 😁😂

Jika kalian ingin pergi ke Pusat Pasar bisa dengan angkot, grab dan Gojek. Angkot yg bisa berhenti di sini adalah Angkot no 103, 11, 121A jika bergerak kamu dari Unimed, dan dari Tuasan menuju depan pasar ini menaiki 42 kuning. Mudah sekali, bukan?

Kembali pada cerita saya, saya bergerilya mengelilingi pasar. Hampir semua penjual mewajibkan pembelian minimal 1 kg. Berkeliling abis2an akhirnya dapatlah semua barang yang saya inginkan seperti barang- barang yang akan saya paparkan nanti setelah ini. 

Berhubung saya ada rencana untuk membuat Es Cendol dan Es Pal, maka saya sempatkan membeli barang-barang berikut ini: 

1 Bungkus Cendol Rp. 3.000,- 

1/2 Kg Cincau  Rp. 2.000,- 

1 bungkus Tape Rp. 2.000,- 

1/2 Kg Agar2 Hijau Rp. 2.000,- 

1 bungkus Kolang-kaling  Rp. 5.000,- 
Setelah membeli semua bahan tersebut, saya melanjutkan membali bahan untuk dimasak dalam 3 hari kedepan. Sisa uang yang telah saya gunakan masih cukup untuk membeli beberapa bahan mentah seperti ikan, ayam dan lain-lain.

1 Bungkus  Ikan Teri Nasi Baby  Rp. 6.000,- 
Ikan teri  nasi disebut begitu karena jika ikan teri ini dikumpulkan warna putihnya membuat ia terlihat seperti butiran nasi. Ikan teri nasi ini juga biasanya disebut ikan teri Medan. Ikan teri ini sangat populer sebagai oleh-oleh khas Medan. Ikan teri yang saya beli ukurannya lebih kecil dari biasa karena saya gunakan hanya untuk campuran sayur sawi manis atau sayur tumis.
1 Bungkus Tauco Medan  Rp. 1.000,- 
Tauco Medan ini dibuat dari kacang kedelai difermentasi dengan campuran bahan lain sehingga baunya sedikit tidak nyaman dihidung. Tauco medan ini biasanya dicampur dengan masakan sayur tumis, seperti terong hijau tumis, cabe hijau iris miring,  dengan kerang disitu fungsi tauco menguatkan rasa dan bagi yang suka memasak sayur tumis dicampur tauco mereka biasanya hanya mengambil kacang kedelainya tanpa airnya.
1 Ons Ikan Teri Kopek  Rp. 9.000,- 
Ikan teri kopek adalah ikan teri bukan jenis ikan teri nasi, dan jika tidak dikopek atau dibelah dua maka ikan ini akan memberikan rasa pahit karena ada secebis kotoran hitam yang melekat dibagian perutnya dan untuk membuangnya harus dibelah agar bagian hitam tersebut dapat dibuang dengan sempurna.
1/2 Kg Ikan Dencis Rp. 15.000,- 
Biasanya ikan dencis ini digoreng lalu disambal, khusus kali  ini saya akan menggorengnya namun setelah dingin akan saya campurkan dalam sayur tauco terong hijau. Masakan ini khusus pencinta cabai hijau iris yang pedas.

1/2 Kg Ayam (dada tanpa leher)  Rp. 15.000,- 
Ayam sengaja saya pilih dada karena lebih menguntungkan dibandingkan saya harus membeli bagian paha karena wajib ditimbang bersama cekernya. Sejujurnya saya juga tidak suka bagian paha karena kebanyakan tulang. Beda selera beda rencana masak. hehehe

1/2 Kg Ikan Tongkol Sisik  Rp. 10.000,- 
Khusus untun ikan ini hanya dibeli untuk diberikan pada adik-adik angkat dirumah, hahahaha .
Ikan tongkol dirumah hanya dikonsumsi oleh kucing kami. Ikan ini biasanya mahal tapi rezeki keluar rumah lebih awal, sehingga masih banyak jenis ikan segar yang dijual.

2 Bungkus  Thempe  Rp. 2.000,- 
Keduanya akan saya goreng dan satukan dengan ikan teri yang baby maupun yang dikopek. Rencannya akan dimasak pada hari Rabu saja.

2 Bungkus (Santan pekat kecil + santan cair besar)  Rp. 5.000,- 
Saya juga baru tahu mereka menjualnya sepasang, dari harga Rp. 3.000,-,  Rp. 5.000,-, Rp. 10.000.-. Setiap harga yang berbeda memiliki ukuran plastik yang berbeda. Santan cair sepertinya perasan kesekian kaliny lalu mereka masukan kedalam setiap plastik.
1/4 Kg Cabe Hijau  Rp. 4.000,- 
Harga cabe hijau tua ini sama saja, tidak ada kenaikan atau penurunan harga. Cabai ini biasa digunakan untuk masakan tauco dan tumis.
1/4 Kg Bawang Merah Rp. 7.000,- + 1/4 Kg Bawang Putih  Rp. 5.000,- 
Harga Bawang merah dan bawang putih sama seperti biasanya. Sejujurnya dulu kala bawang putih lebih murah jauh dari bawang merah karena sedikit peminat, namun sekarang mahal sekali dibanding bawang merah.

1 Kg Wortel  Rp. 4.000,- 
Saya tidak terlalu suka wortel diolah aneh-seanehnya, namun jika wortel tersebut direbus, disoup dan dimasak kari masih memungkinkan bagi saya untuk memakannya
1 Kg Labu Jipang  Rp. 4.000,- 
Labu Jipang ini adalah labu jipang muda, dan ukurannya kecil-kecil. Labu Jipang juga bagus untuk diet bagi yang bertubuh besar. Kandungan aair didalamnya juga bagus untuk dikonsumsi.

1 Kg Timun  Rp. 4.000,- 
Pernah nge-jus timun dicampur nenas? Ayo dicoba!. Hal ini saya anjutrkan karena saya pernah membuatnya dan itu sangat segar sekali!!. Sensasinya jus timun dan nenas itu beda gusy!
1 Kg Terong Hijau  Rp. 4.000,- 
Pastti sudah tau ya kita akan menggunakan terong ini untuk dimasak tauco dilengkapi dengan  rasa luar biasa.
1 Kg Cabai Merah   Rp. 10.000,- 
Sejujurnya, saya sangat tidak percaya dengan harga cabai merah yang saya beli ini. Biasanya harga mencapai Rp. 38.000,- per-kilogram. Kali ini saat saya membeli cabai merah setelah sekian lama harganya jatuh sekali. Menurut saya harga ini tidak wajar karena berapa lagi untuk yang didapatkan petani cabainya jika harga yang dipatokkan sekitar Rp. 10.000,- sampai dengan Rp. 13.000,- untuk setiap kilogramnya. Mudah-mudahan harga cabe kembali stabil dan lebih masuk akal.

1/Bonggol Sawi  Manis Rp. 2.000,- 
Sayur manis kesukaan bersama, apalagi jika lauknya ikan teri tempe sambal. Sungguh nikmat mana lagi yang kau dustakan. hahahaha. Setelah selesai apa yang saya belanjakan saya totalkan semuanya Rp. 121.000,- untuk bahan masak 3x Masak atau 3 Hari.

Terima Kasih sudah membaca huruf demi Huruf yah guys!
Big Love ❤❤❤
Kamsahamnida , Sarang Haeyo 💓💓

Zikria Budiman | Women of Her Words



Gbr.2. Suasana Pusat Pasar MMTC jika malam hari
PS :
Gbr.1. saya ambil dari : PUSAT PASAR MMTC
Gbr.2. saya ambil dari : pusat pasar MMTC dimalam hari 

#Blog 19|  | True Story of My Life | Located : Pusat Pasar MMTC, Jln. Pancing | 15.1.19 | 8:30 AM